Peltier Gas Cooler EPC250-2

Uap memang memiliki peranan penting dalam industri gas. Jika anda sering mendengar proses pengubahan uap menjadi zat cair (air), maka itu adalah contoh dari fungsi uap. Pertanyaannya, bagaimana cara mengubahnya? Tentu diperlukan alat yang bisa mendukung proses tersebut. Alat ini pada umumnya sering dinamakan kondensor yang tentunya mempunyai berbagai jenis tipe. Selain itu, kondensor bisa digunakan sebagai alat penukar kalor (panas) yang berfungsi untuk mengkondensasikan fluida.

Alat sejenis kondensor ini pastinya didukung dengan bahan konduktivitas listrik yang berada di antara insulator dan konduktor yang sering disebut semikonduktor. Umumnya alat kondensor semikonduktor dengan jenis Peltier gas cooler EPC250-2 cukup sering ditemukan.

Kondensor semikonduktor EPC250-2 banyak digunakan dalam dehidrasi inrapid dan meminimalkan komponen larut air dari gas yang hilang, untuk instrumen analisis gas online, menyediakan sampel gas pengering yang lengkap. Hal ini dapat bekerja pada suhu sekitar + 2 ℃ sampai +45 ℃.

 

  • Condensing temperature output : +4 oC±0.2 oC (factory setting)
  • Sampler gas dew point output : ≤5.0℃ at 25℃ with gas flow 2NL/min
  • Working temperature : +2℃ to +45℃
  • Sampling gas dealing ability : 250NL/h
  • Sampler gas dew point output (Max) : ≤+80℃
  • Sampler gas temperature : ≤+180℃
  • Sampler gas pressure : ≤3bar
  • Different pressure : ≤3mbar
  • Inlet connector : OD6mm
  • Outlet connector : OD6mm
  • High temperature alarming : ≥+8 ℃ alarming
  • Low temperature alarming : ≥+8 ℃ alarming
  • Warm up : ≤30min
  • Power supply : 220V AC 50Hz
  • Power consumption : 150W
  • Dimension : 240W*215H*180Dmm
  • Weight : 7kg