Inilah Hasil Uji Laboratorium BPOM Pada Kandungan Susu Kental Manis

Sudah dikonsumsi selama puluhan tahun, ternyata susu kental manis tidak layak dikonsumsi khususnya bagi anak-anak di bawah umur. Hal itu karena susu kental manis memiliki kadar protein lebih rendah berbanding terbalik dengan kadar gulanya yang sangat tinggi. Ini menjadi bukti bahwa susu kental manis dicap sebagai kasus penipuan makanan berskala nasional sampai pihak BPOM menyatakan bahwa kata “susu” dalam susu kental manis mesti dihilangkan. Harus diganti menjadi krimer, kental manis atau apa saja yang menggambarkan produk tersebut.

Berbadasarkan pengamatan pada umumnya bahwa kandungan 100 gram susu kental manis biasanya mengandung 320 kalori. Sedangkan untuk gulanya cenderung tinggi yaitu sebanyak 54 gram per 100 gramnya. Sementara kalorinya itu sebagian besar terdapat dari gula, kemudian terdapat kandugan natrium hanya 127 mg yang didapat dari susu nya, serta kalium 371 mg, kalsium 84 mg, protein 1,5 gram dan sedikit vitamin A dan C. Sederhananya bahwa susu kental manis itu adalah susu yang dihilangkan airnya kemudian ditambahkan gula dan lemak yang berfungsi juga sebagai pengawet.

Pada biasanya susu memiliki protein sampai 3,5 gram. Sedangkan pada susu kental manis kandungan proteinnya hanya 1,5 gram yang tentunya protein pada susu kental manis didapat dari susu itu sendiri. Lalu kenapa walaupun masih punya protein, tapi tidak layak dikonsumsi? Jawabannya sederhana, karena lebih banyak gulanya daripada susunya. Hal ini berkaitan dengan susu kental manis yang sering dikonsumsi oleh anak-anak daripada orang dewasa.

Seorang anak memiliki keterbatasan dalam jumlah asupan gula setiap harinya. Apabila rutin mengkonsumsi susu kental manis yang memiliki kadar gula tinggi, maka anak tersebut dimasa depannya beresiko besar terkena diabetes dini. Hal yang disesalkan pihak BPOM adalah iklan susu kental manis yang tayang di televisi seolah-olah menjadi hidangan yang pas untuk keluarga. Serta persepsi masyarakat yang menjadikan susu kental manis itu cocok untuk pertumbuhan anak.

Wajar jika masayarakat menganggap bahwa susu kental manis adalah produk bergizi dan bernutrisi tinggi karena belum adanya pemberitaan tentang kandungan susu kental manis. Tapi sekarang faktanya, melalui Kementerian Kesehatan yang telah mengkonfirmasikan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) produk susu kental manis tidak dikategorikan sebagai produk susu bernutrisi untuk menambah asupan gizi. Inilah yang membuat pihak BPOM membuat aturan ketat  pada setiap produsen susu kental manis agar tidak menyertakan gambar anak-anak pada desain produk, tidak boleh lagi menayangkan iklan dengan anak-anak sebagai pemerannya, serta iklannya tidak boleh tayang pada jam anak.

Pihak BPOM juga menyebutkan bahwa  mengkonsumsi susu kental manis dengan cara diseduh dengan air hangat atau dingin adalah suatu hal yang tidak diperbolehkan. Karena itu merepresentasikan seseorang seakan-akan meminum gula, bukan meminum susu. Maka sudah jelas bahwa perhatian BPOM pada produk susu kental manis ini harus ekstra karena sebelumnya memang produk ini sangat digemari masyarakat berbagai umur termasuk anak-anak. BPOM juga telah resmi melalui hasil uji laboratoriumnya menyatakan susu kental manis tidak mengandung susu dan beresiko bagi kesehatan anak-anka. Dengan demikian masyarakat bisa lebih tahu mengenai kelayakan susu seperti apa yang bisa dikonsumsi sehari-hari khususnya untuk bisa memberi asupan nutrisi yang cukup bagi anak-anaknya dan bisa tumbuh dengan baik di masa depan nanti.

Tag: